Kamis, 14 April 2011

Hidup Seperti Secangkir Teh

Oleh: DR. Christine Fald*
Menikmati secangkir teh hangat di pagi atau sore hari, seraya bersantai sejenak, merupakan kegiatan sederhana yang menyenangkan. Tradisi minum teh, di beberapa negara menjadi kegiatan penuh makna, berkaitan dengan nilai-nilai kehidupan yang mereka percayai. Daun teh, air panas, dan berkumpul bersama meminum teh, tidak lagi sekadar menikmati waktu atau menyantap sebuah hidangan, prosesinya memuat lebih banyak nilai dari sekadar sebuah kegiatan.
Nilai menarik lain yang saya temukan tentang teh adalah, bagaimana ia juga dapat dipakai untuk menggambarkan keadaan kehidupan kita. Teh celup, dapat mengeluarkan inti teh, hanya ketika diseduh air panas. Inti teh yang tersimpan dalam daun-daun teh kering itu dipaksa ke luar ketika bertemu dengan air panas dan terus mengeluarkan warna dan rasa yang tepat ketika berulang-ulang dicelupkan ke dalam air panas. Anda tentu tahu, tidak akan ada teh yang dihasilkan dengan air dingin.
Sama halnya dengan kita, ketika kehidupan mengantar kita pada keadaan sulit dan penuh tantangan, inti potensi kita “dipaksa” keluar dan menghasilkan sesuatu. Kita akan mengubah warna dan rasa pada wadah hidup yang kita jalani setelah mengalami proses “diseduh”’ dengan air panas, diaduk, diputar berkali-kali, dan dicelup berulang-ulang. Keberadaan kita dikitari dengan “seduhan air panas” tantangan, hanya agar kita menghasilkan sesuatu yang lebih baik, mengubah keadaan, menemukan keistimewaan dalam diri kita, dan bermanfaat bagi banyak orang.
Masalahnya, tidak banyak orang menyadari bahwa, proses penyeduhan itu membawa kita pada tingkatan pencapaian yang lebih tinggi dari sebelumnya. Lebih banyak orang memilih menolak keadaan sulit, menyerah pada keadaan dan kondisi, serta memilih jalan instan yang nyaman, tanpa risiko, dan bebas hambatan. Kemudian, memilih menjadi “teh kotak.” Mereka suka tinggal diam, stabil, dan “didinginkan” dalam “kulkas” kenyamanan.
Hidup kita, tidak bisa berhenti karena sebuah keadaan atau kondisi yang tidak nyaman. Kita perlu terus bergerak mengikuti proses pembentukan itu, untuk menghasilkan kehidupan maksimal: Tangguh, Teguh, Tahan Uji, Berkualitas. Masalah memang akan menguras pikiran, tenaga dan emosi kita. Tetapi, dalam beberapa hal, masalah membuat hidup kita maksimal. Sebaliknya, kenyamanan akan menjadi pembunuh kemaksimalan kita. Tinggal dalam keadaan serba nyaman membuat orang terikat pada keadaan dan kebiasaan cepat jadi, bebas hambatan dan “semua bisa diatur.” Padahal, “Ujian karakter seseorang adalah bagaimana ia menangani kesengsaraan hidup.” -Wayne Cheng.
Jujur dan Nilai Kejujuran
Karakter tidak dilahirkan dalam sehari. Keputusan-keputusan yang kita ambil setiap hari, melalui proses penyerapan nilai-nilai yang kita anut, menghasilkan tindakan-tindakan yang merefleksikan karakter kita sesungguhnya. Sadar atau tidak sadar, setiap kali kehidupan meminta kita bereaksi tentang sesuatu, di sanalah terpancar inti nilai kehidupan kita sesungguhnya.
Karakter bukanlah warisan, tetapi prestasi yang dibangun seseorang melalui usaha memerbaiki pikiran dan tindakan, sedikit demi sedikit, dan terus-menerus. Ingat! Karakter adalah tentang bagaimana Anda sebenarnya, bukan sekadar siapa Anda sesungguhnya. Karakter pertama yang penting dimiliki adalah Karakter Kejujuran. Nilai kejujuran menjadi penting karena esensi-nya membawa kita pada keberhasilan memelihara konektivitas spiritualitas dan emosional, baik terhadap Tuhan maupun sesama, sebuah sari memaknai hidup. Kejujuran adalah pondasi pembentuk karakter baik.
Menjadi jujur tidak mudah, terlebih pada diri sendiri. Ada begitu banyak penyangkalan yang dapat dilakukan seseorang setiap hari atas keadaannya sendiri. Padahal, meski terkesan tidak menyenangkan dan beruntung, keadaan-keadaan itu justru akan membawa perubahan dan peningkatan nilai hidup jika kita dapat menerimanya dan melalui prosesnya, sesulit apa pun. Ketidakpuasan adalah alasan utama mengapa seseorang menyangkali keadaan sebenarnya, dan tidak jujur pada dirinya sendiri.
Hal pertama untuk melatih kejujuran adalah Self-Acceptance, menerima keadaan diri sebagaimana adanya. Ketika seseorang dapat menerima dirinya, kehidupan dan keadaannya, ia benar-benar dapat mengatasi keadaan sulit jauh lebih baik. Ketika nilai kejujuran dibiasakan tumbuh di dalam dirinya, ia tidak akan kesulitan mengaplikasikannya dalam kehidupan sosial. Menerima keadaan apa adanya, adalah pangkal seseorang bertolak menuju proses pendewasaan mental, di mana ia dapat mengelola dengan cerdas keadaan-keadaan itu, dan mampu mengatasi keterbatasannya untuk dapat tampil mencuat (stand-out) dari kebanyakan orang umumnya.
Hal berikutnya adalah membiasakan kejujuran (take honesty as habit). Tidak ada kebohongan besar atau kebohongan kecil, dusta terpaksa atau dusta untuk kebaikan; meski dipakai untuk berbagai alasan dengan beragam istilah. Tidak jujur adalah pengingkaran kebenaran. Biasanya, kebohongan satu disusul kebohongan lain, untuk menutupi yang pertama, demikian seterusnya. Tidak ada yang diuntungkan dari kebohongan.
Belajarlah jujur terhadap diri sendiri, meski orang lain tak melihatnya. Kebersihan hati terjaga saat kita memelihara kejujuran dalam hidup. Membiasakan kejujuran, membuat kita bertumbuh untuk hidup kini dan nanti. Hati yang bersih membukakan pikiran jernih, melapangkan jalan, menginspirasi kebaikan-kebaikan lain, mendewasakan iman dan menghasilkan perbuatan terpuji. Sebagaimana air memantulkan wajah kita, demikian juga hati menunjukkan siapa sebenarnya diri kita.
Temukan keistimewaan diri dengan menjadi jujur. Berlatihlah, biasakanlah, dan bagikan kebiasaan itu. Anda tidak akan menjadi mahir dalam semalam, tetapi sehari hidup jujur membawa Anda setingkat lebih maju dari sebelumnya: sebuah proses kehidupan yang menghasilkan kualitas terbaik tentang Anda.
Terserah Anda, pilih “teh celup” atau “teh kotak”?

1 + 2 = 12

Oleh: DR. Christine Fald*
Ilustrasi
Formula di atas, memang tidak benar menurut kaidah ilmu matematika, bahkan, anak saya pun protes melihat judul tersebut dan “memaksa” saya agar menaruh angka yang benar menurut perhitungan umum yang seharusnya. Ya! Siapa pun tahu jika 1+2 pasti menghasilkan jumlah 3. Tetapi saya meletakkan jumlah lain yang memang tidak umum; tidak benar sepenuhnya menurut kaidah ilmu matematika, tetapi sebenarnya perlu untuk diketahui dan membantu Anda mencapai keberhasilan dalam kepemimpinan Anda.
Mengapa 12? Coba gunakan kedua tangan Anda sekarang. Tangan kanan menunjukkan angka 2, dan yang kiri 1, dan berkatalah 1+2 sambil menggabungkan kedua tangan Anda. Nah, yang akan Anda hitung adalah jumlah jari yang digabungkan, dan ketika dihitung pasti berjumlah tiga. Tetapi, coba dekatkan kedua tangan Anda. Sekarang Anda bisa menyebut 12 juga, bukan? Umumnya, formula penambahan ini memang menghasilkan hanya 3, tetapi di jiwa pemimpin visioner, ketika tangan kanan menunjuk 2 dan tangan kiri menunjuk 1, hasilnya bisa juga terbaca 12. Mustahil? Tentu tidak! Apa saja bisa tercapai jika kita berani menetapkan sejauh mana kita berani bermimpi dan mencapai apa yang kita tetapkan. Tidak masalah meski yang ada di tangan saat ini hanya 3, kita tetap bisa membentang hingga 12 jika kita mau! Sepanjang kita berani bermimpi, sepanjang itu kita memiliki visi.
Mengapa perlu keberanian untuk bermimpi? Ini bukan main-main. Sungguh-sungguh perlu keberanian besar untuk bermimpi dan ketetapan hati mewujudkannya. Berbeda dengan berkhayal, di mana proyeksi keinginan hanya sebatas angan-angan yang tak berdasar. Mimpi digerakkan oleh motivasi mengubah keadaan, mengarahkan segala usaha mencapai tujuan, dan memimpin perubahan diri (self transformation). Jadi, jika Anda punya mimpi tanpa tujuan, Anda hanya sedang berkhayal.
Pemimpin yang membiasakan diri melihat jauh ke depan, adalah pemimpin dengan mimpi besar: seorang visioner untuk dirinya, dan orang-orang yang dipimpinnya. Yang berani memroyeksikan mimpinya, dan mengarahkan orang lain mencapainya bersama. Seorang pemimpin tanpa visi, seumpama seorang yang mengancingkan baju dari atas pada lobang yang salah, maka lobang kancing berikutnya pun akan menempati tempat yang salah. Pemimpin tanpa visi, akan membuat langkah salah, membingungkan, dan tidak tepat – dan itu akan diikuti oleh orang-orang yang dipimpinnya. Tidak ada tujuan yang dapat dicapai dengan cara ini.
Pemimpin dengan mimpi adalah pemimpin dengan optimisme dan energi positif besar, yang mampu melihat bahwa jika 1+2 bisa berjumlah 3 tetapi juga mampu meyakinkan orang lain untuk dapat melihat hasil 12 dari perhitungan yang sama. Ia senantiasa melihat resources dan peluang tak terbatas dari fakta yang ada. Pemimpin seperti inilah yang dapat membawa perubahan signifikan bagi dirinya sendiri dan orang lain di sekitarnya.
Sekarang ini, lebih banyak pemimpin yang bergulat pada masalah dan fakta mengikat, yang memutuskan untuk mencari kesalahan daripada jalan ke luar. Pemimpin yang menantikan timnya bekerja dengan hasil tanpa memberikan bimbingan jelas. Pemimpin yang duduk di kursi bos membaca berita dan menyampaikan fakta buruk tentang keadaan ekonomi terpuruk kepada anak buahnya, daripada memberi motivasi tentang roda bisnis yang terus berputar yang akan membawa keadaan sulit ini berganti baik. Pemimpin yang menantikan laporan dan menyalahkan sistem manajemen yang tidak efektif, bukannya yang menyelidiki keadaan dan merancang sistem yang lebih baik. Sekarang ini, lebih banyak pemimpin yang ”bekerja” dari kerja keras orang-orang yang dipimpinnya. Pemimpin seperti ini tidak mengembangkan spirit visioner dalam kepemimpinannya, dan kehilangan arah pada pencapaian tujuannya sendiri.
Apa pun gaya kepemimpinan Anda, spirit visioner harus hidup dan berkembang dalam pola kepemimpinan yang Anda lakukan setiap hari. Spirit visioner adalah salah satu yang membedakan fungsi dan peran Anda sebagai pemimpin dari orang lain. Ini yang menjadikan kepemimpinan Anda  berhasil.
Pemimpin Spirit Visioner mengarahkan orang-orang yang dipimpinnya untuk:
  1. Tahu apa yang harus dilakukan. Berikan visi dan target yang jelas. Tidak ada bawahan yang dapat dengan persis melakukan pekerjaan jika tidak ada bimbingan atas apa yang harus mereka lakukan. Terjemahkan tujuan hingga pada bagian yang detail untuk masing-masing orang. Ingat, setiap orang harus mendapatkan porsi yang sesuai dengan bidang mereka, dan target yang jelas.
  2. Tahu mengapa mereka melakukannya. Bagikan visi Anda, kemudian motivasikan mereka untuk mengambil visi itu menjadi mimpi mereka juga, sehingga semangat yang sama meraih tujuan mengarahkan mereka melakukan pekerjaan mereka dengan baik dan benar. Alasan adalah motivasi terbesar orang melakukan pekerjaan dengan maksimal. Beri mereka alasan yang menggugah jiwa.
  3. Tahu bagaimana melakukannya. Buat mereka kreatif, dan arahkan pada kualitas kerja optimal, meski ini berarti Anda harus menggulung lengan baju dan terjun langsung bersama mereka. Pemimpin yang meluangkan waktu dan menunjukkan bagaimana melakukan pekerjaan dengan lebih baik, memberikan kontribusi besar pada semangat kerja bawahannya, dan melatih kompetensi yang mereka butuhkan.
Pemimpin dengan visi adalah mereka yang berani menetapkan tujuan dan memiliki ketetapan hati untuk mewujudkannya. Seringkali para pemimpin menuangkan ide-ide kreatif ke dalam visi mereka, tetapi tidak cukup memiliki determinasi kokoh untuk mewujudkannya, berubah-ubah mengikuti keadaan, membuat seribu satu alasan untuk menunda, mengalihkan tujuan tanpa pertimbangan, atau seringkali mematikan mimpi sebelum mencoba. Determinasi membutuhkan percaya, disiplin, giat, keteguhan hati dan ketajaman naluri melakukan inovasi. Jika Anda, seorang pemimpin yang memiliki mimpi namun tak memiliki determinasi mewujudkannya, sekarang waktunya Anda bangun dari dunia khayal Anda, dan bersiap untuk bergerak membawa mimpi Anda menjadi nyata. Tidak ada yang mustahil jika Anda percaya.
Percayalah, Anda sanggup memimpin dalam visi 1+2=12. Sekarang, waktunya!l
sumber : http://esq-news.com/spiritual-leadership/2011/01/13/1-2-12.html

MANUSIA DAN SEKS

ALLAH menciptakan manusia begitu sempurna,kesempurnaan itu salah satunya dengan memberikan nafsu birahi kepada setiap hambanya agar terdorong untuk melakukan hubungan intim sehingga menghasilkan penerus manusia selanjutnya,tentu hal ini boleh dilakukan dalam kategori halal, yaitu pasangan tersebut telah melangsungkan pernikahan,

Rabu, 13 April 2011

Awas, robot-robot zombie kelayapan cari mangsa..

Zombie alias hantu mayat hidup (konon) yang melegenda itu, kini gentayangan pula di dunia internet, ghost cyber? Ya, ia memburu siapapun pengguna dan pengakses dunia maya demi kepentingan pemiliknya. Robot zombie, mungkin anda tidak sadar selama ini, hingga kini makin lihai dan makin ganas. Ia bersembunyi di balik gerbang-gerbang search engine, menunggu para penjelajah rimba maya lengah. Awas, waspadalah.. waspadalah..!!

Jangan panik, jangan kaget. Saya sering menemuinya. Anda? Saya yakin anda juga pernah pula dikerjainnya.

Pernahkah anda merasa kesal, sebal dan jengkel dipermainkan oleh sebuah website? Ketika anda mencari sebuah software, driver, games, dokumen atau apa saja, tentu anda akan mengetikan keywordnya di google, lalu google akan memberikan hasil pencarian yang dimaksud.

Setelah anda klik link tersebut, anda tidak langsung mendapatkan software atau apa yang sedang anda cari, anda malah di bawa bolak-balik ke sana kemari, atau bahkan anda diarahkan situs-situs serupa lainnya yang penuh banner iklan di sekujur halamannya.

Dan begitulah seterusnya hingga anda mendapatkan jari anda kelelahan dan belakangan menyadari jika anda sedang dikerjain.

Ini semua adalah ulah mereka para webmaster yang membangun situs dengan dikendalikan oleh sebuah script bot. Bot adalah kependekan dari robot, semacam kode yg ditanamkan di web-web untuk otomasi kepentingan tertentu.

Penggunaan script bot paling banyak adalah untuk mendatangkan hits atau klik dari pengunjung sehingga peluang banner iklan diklik semakin besar. Tentu hal ini adalah dampak dari maraknya penawaran adsense dari semacam google sehingga website benar-benar dibuat hanya sebagai mesin pengeruk dolar dari dunia internet semata-mata.

Tidak salah sebenarnya dengan membangun website untuk semata-mata memburu dollar, tetapi ketika ‘mendatangkan’ pengunjung dengan cara menjebak mereka, menipu keyword, mengarahkan link tanpa kode etika, maka ini masalah dan ketidak-nyamanan bagi para pengguna rimba maya.

sumber : http://www.facebook.com/?ref=home#!/?sk=messages&tid=1841717797597

10 Video Game Berbahaya bagi Anak-anak


Tidak semua video game cocok untuk anak-anak. Dengan mengetahui game-game apa saja yang penuh kebrutalan, Anda sebagai orang tua / guru diminta untuk lebih mengontrol penggunaan permainan ini agar anak-anak tidak mengkonsumsi kekerasan demi kekerasan yang diumbar di dalamnya.
1. Medal of Honor
Untuk usia: 18+
ESRB Rating: Mature (Dewasa)
Platform: Xbox 360, PlayStation 3, Windows PC

Game ini berdasarkan kisah nyata, tentang perang di Afganistan. Namanya juga perang, dalam game ini disuguhkan pemandangan-pemandangan mengerikan seperti pembunuhan, mayat-mayat tentara yang berjatuhan hingga darah hasil tembakan yang dibalut dengan grafik yang hampir menyerupai aslinya. Terlalu banyak kekerasan untuk anak-anak di bawah usia.
2. Call of Duty: Black Ops
Untuk usia: 18+
ESRB Rating: Mature (Dewasa)
Platform: Xbox 360, PlayStation 3, Windows PC, Wii

Dengan settingan perang dingin 1960an, game ini ‘menugaskan’ pemainnya untuk melakukan operasi militer di sejumlah negara seperti Vietnam dan Hong Kong. Perkelahian yang brutal di wilayah urban maupun pedesaaan adalah hal yang ditonjolkan di sini. Darah yang membanjiri pakaian adalah pemandangan yang umum dalam game ini sehingga sangat tidak dianjurkan dimainkan oleh anak-anak. Permainan online berseri ini juga berisiko membuat pemain kecandungan dan terjerat dengan permainan yang berkesan tak ada habisnya.
3. Fallout: New Vegas
Untuk usia: 18+
ESRB Rating: Mature (Dewasa)
Platform: Xbox 360, PlayStation 3, Windows PC

Permainan ini memungkinkan pemain bebas menentukan pilihannya. Memilih dengan karakter mana mereka ingin berinterkasi, memilih dialog yang mungkin saja kasar atau berbau seksual, hingga memilih bagian tubuh mana yang ingin mereka tembak melalui gerak lambat. Dengan kelamnya pertarungan antar genk dalam game ini, jelas Fallout diperuntukkan bagi mereka yang sudah dewasa.
4. Castlevania: Lords of Shadow
Untuk usia: 18+
ESRB Rating: Mature (Dewasa)
Platform: Xbox 360, PlayStation 3

Game ini menyajikan darah di mana-mana. Pahlawan dalam game Castlevania adalah anggota dari persaudaraan prajurit suci yang menggunakan rantai cambuk berisi air suci untuk mencabik musuhnnya. Dalam game ini pemain juga akan menyaksikan wanita bertelanjang dada seperti dalam karakter fantasi.
5. Assassin’s Creed: Brotherhood
Untuk usia: 18+
ESRB Rating: Mature (Dewasa)
Platform: Xbox 360, PlayStation 3, Windows PC

Game yang terinspirasi dari kehidupan di Roma jaman dulu ini memungkinkan pemainnya untuk mempekerjakan karakter non-player sebagai pembunuh. Beberapa adegan kekerasan dalam game ini ialah saat pemain melempar kapak ke kepala musuh sehingga darah bercucuran. Adegan semacam ini dipadu dengan tema-tema dan obrolan khusus dewasa.
sumber : http://www.facebook.com/notes/internet-sehat/10-video-game-berbahaya-bagi-anak-anak-bagian-1/10150230626904009

Cara Mudah Menghadapi Kritikan Pedas....

Sang Pencipta dan Pemberi rezeki Yang Maha Mulia, acapkali
mendapat cacian dan cercaan dari orang-orang pandir yang tak berakal.
Maka, apalagi saya, Anda dan kita sebagai manusia yang selalu terpeleset
dan salah. Dalam hidup ini, terutama jika Anda seseorang yang selalu
memberi, memperbaiki, mempengaruhi dan berusaha membangun, maka
Anda akan selalu menjumpai kritikan-kritikan yang pedas dan pahit.
Mungkin pula, sesekali Anda akan mendapat cemoohan dan hinaan dari
orang lain.
Dan mereka, tidak akan pernah diam mengkritik Anda sebelum
Anda masuk ke dalam liang bumi, menaiki tangga ke langit, dan berpisah
dengan mereka. Adapun bila Anda masih berada di tengah-tengah mereka,
maka akan selalu ada perbuatan mereka yang membuat Anda bersedih
dan meneteskan air mata, atau membuat tempat tidur Anda selalu terasa
gerah.
Perlu diingat, orang yang duduk di atas tanah tak akan pernah jatuh,
dan manusia tidak akan pernah menendang anjing yang sudah mati. Adapun
mereka, marah dan kesal kepada Anda adalah karena mungkin Anda
mengungguli mereka dalam hal kebaikan, keilmuan, tindak tanduk, atau
harta. Jelasnya, Anda di mata mereka adalah orang berdosa yang tak
terampuni sampai Anda melepaskan semua karunia dan nikmat Allah yang
pada diri Anda, atau sampai Anda meninggalkan semua sifat terpuji dan
nilai-nilai luhur yang selama ini Anda pegang teguh. Dan menjadi orang
yang bodoh, pandir dan tolol adalah yang mereka inginkan dari diri Anda.
Oleh sebab itu, waspadalah terhadap apa yang mereka katakan.
Kuatkan jiwa untuk mendengar kritikan, cemoohan dan hinaan mereka.
Bersikaplah laksana batu cadas; tetap kokoh berdiri meski diterpa butiranbutiran
salju yang menderanya setiap saat, dan ia justru semakin kokoh
karenanya. Artinya, jika Anda merasa terusik dan terpengaruh oleh kritikan
atau cemoohan mereka, berarti Anda telah meluluskan keinginan mereka
untuk mengotori dan mencemarkan kehidupan Anda. Padahal, yang terbaik
adalah menjawab atau merespon kritikan mereka dengan menunjukkan
akhlak yang baik. Acuhkan saja mereka, dan jangan pernah merasa tertekan
oleh setiap upadaya mereka untuk menjatuhkan Anda. Sebab, kritikan
mereka yang menyakitkan itu pada hakekatnya merupakan ungkapan
penghormatan untuk Anda. Yakni, semakin tinggi derajat dan posisi yang
Anda duduki, maka akan semakin pedas pula kritikan itu.

Betapapun, Anda akan kesulitan membungkam mulut mereka dan
menahan gerakan lidah mereka. Yang Anda mampu adalah hanya mengubur
dalam-dalam setiap kritikan mereka, mengabaikan solah polah mereka pada
Anda, dan cukup mengomentari setiap perkataan mereka sebagaimana yang
diperintahkan Allah,
{Katakanlah (kepada mereka): "Matilah kamu karena kemarahanmu itu."}
(QS. Ali 'Imran: 119)
Bahkan, Anda juga dapat 'menyumpal' mulut mereka dengan
'potongan-potongan daging' agar diam seribu bahasa dengan cara
memperbanyak keutamaan, memperbaiki akhlak, dan meluruskan setiap
kesalahan Anda. Dan bila Anda ingin diterima oleh semua pihak, dicintai
semua orang, dan terhindar dari cela, berarti Anda telah menginginkan
sesuatu yang mustahii terjadi dan mengangankan sesuatu yang terlalu jauh
untuk diwujudkan.

LA TAHZAN...
sumber :http://www.facebook.com/notes/cahaya-dan-iman/cara-mudah-menghadapi-kritikan-pedas/203620902991596

Senin, 11 April 2011

Tips Mencegah Mata Cepat Lelah di Depan Komputer |

Jika anda adalah orang yang tiap hari beraktivitas di depan monitor komputer, maka seringkali mata begitu lelah dan perih, itu diakibatkan efek radiasi dari cahaya komputer, meskipun saat ini monitor telah mengaplikasikan low radiasi, tapi tetap saja ada radiasi yang akan mempengaruhi mata anda. Untuk itu ada beberapa tips sederhana untuk mencegah mata cepat lelah di depan komputer. Pekerjaan yang menuntut anda terus di depan komputer pun akan akan terselesaikan dengan baik jika mata anda selalu fresh. Berikut tips sederhana mencegah mata cepat lelah depan komputer

(Baca juga 4 tips menulis email bisnis yang benar, kumpulan password yang mudah diketahui, 5 cara melindungi mata dari radiasi komputer, foto video Megan Fox tampil sexy di iklan Armani )


Efeknya mata akan cepat lelah dan kepala menjadi sering pusing. Ini akibat pancaran radiasi monitor yang terlalu lama saat Anda bekerja.

Berikut ini adalah beberapa tips menghindari mata lelah, saat berada di depan monitor komputer:

1. Jaga Jarak Pandang ke Monitor
Jarak pandang aman Anda ke monitor disarankan sekitar 20-40 inchi atau 50-100 cm dari mata. Jika Anda kesulitan membaca padahal monitor sudah berada pada jarak 20 inchi, cobalah memperbesar font hingga Anda merasa nyaman.

2. Beralih Ke LCD
Monitor tabung (CRT) akan memberi efek yang buruk dibanding LCD, karena energi yang dibutuhkan jauh lebih besar. Meskipun harga monitor LCD memang lebih mahal dibanding CRT, tetapi ini akan berdampak baik bagi Anda untuk selanjutnya.

Tapi bila Anda masih menyayangi monitor CRT, sebaiknya menggunakan filter antiradiasi, ini adalah solusi untuk mengurangi rasa nyeri mata.

3. Atur Setting Monitor
Banyak monitor yang ada sekarang telah menyediakan pre-set display mode, untuk memudahkan pengguna mengganti setting layar.

Pre-set setting memberi level brightnes yang berbeda, ini menyesuaikan kondisi penggunaan monitor. Misalnya saat Anda bekerja atau internetan warna akan terasa sejuk di mata, lalu warna akan terlihat lebih terang ketika Anda bermain game atau nonton film.

4. Gunakan Kacamata Antiradiasi
Walau hal ini membutuhkan biaya lebih, namun ada baiknya saat Anda memiliki cukup uang untuk membeli kacamata antiradiasi. Faktanya lapisan anti-radiasi pada kacamata itu sangat berguna bagi mata Anda, karena lapisan itu secara otomatis mengurangi efek nyeri di mata akibat radiasi cahaya yang berlebihan.

5. Mengistirahatkan Mata Secara Berkala
Cara mudah menghindari mata lelah akibat radiasi monitor adalah mengistirahatkannya secara berkala. Cobalah untuk mengistirahatkan mata dengan perbandingan lima menit pada tiap jamnya.

Anda bisa menggunakan waktu lima menit untuk berjalan-jalan, atau melihat sekeliling, yang penting menjauhkan mata dari monitor.(inilah.com)
sumber :http://www.hilmifirdaus.com/2011/03/tips-mencegah-mata-cepat-lelah-di-depan.html